Kontrol Famous & Kaya
Ada yang berpendapat, hidup mulia adalah ketika dahulu miskin sekarang telah kaya. Dahulu disepelekan sekarang ternama. Setiap orang punya pandangan masing-masing. Cara pandang orang memaknai mulia tidak salah. Karena sejatinya mulia adalah proses perpindahan dari kondisi tidak baik ke sesuatu yang baik. Namun terkadang dan tidak selalu, kita hanya salah mengenalnya.
Menjadi kaya bukanlah dosa, menjadi termasyhur nama karena prestasi tidaklah salah. Namun merasa kaya dan famous itulah yang susah. Setiap diri dalam hidup punya tuju dan cita. Seseorang bertujuan kaya dengan cita-cita pamer itu tidak lumrah. Atau memposisikan diri mampu untuk maju padahal tertinggal berapa langkah.
Mengenal diri. Mengenal siapa ini jasad dan hati. Memahami kompetensi pribadi. Agar kita tidak kagetan dan tidak jakunan (katrok). Katrok bukan sebab ia dari kampung dan miskin. Katrok yang tiada disadari kita ialah merasa perfect dan sepelekan sekitar. Menyepelekan diri bahwa kita ini miskin hanya berlakon kaya, berlagak mampu namun ilmu hanya dibibir saja. Kita merasa risau akan progres orang lain. Kita tidak ingin kalah bahkan seri saja ogah. Lalu instan adalah cara.
Pelajaran agama yang pernah saya peroleh ialah untuk jangan meminta sebuah tanggung jawab diberikan pada diri terlepas ia mampu atau tidak mampu. Menjadi famous adalah tanggung jawab begitu juga menjadi kaya adalah tanggung jawab.
Pelajaran agama yang pernah saya peroleh ialah untuk jangan meminta sebuah tanggung jawab diberikan pada diri terlepas ia mampu atau tidak mampu. Menjadi famous adalah tanggung jawab begitu juga menjadi kaya adalah tanggung jawab.

Komentar
Posting Komentar